Universitas Indonesia Punya Prodi Langka, hanya 5 di Dunia.

Sumber gambar : almaalim.com

Fakultas atau program studi (prodi) yang baru diadakan di sebuah kampus pasti peminatnya sedikit. Tapi tidak untuk Universitas Indonesia (UI) yang memiliki prodi di Fakultas Kedokteran, yaitu Kedokteran Penerbangan. Uniknya, ini menjadi prodi pertama di Indonesia dan baru ada lima di dunia. Kira-kira seperti apa ya Kedokteran Penerbangan itu?

Kedokteran Penerbangan adalah salah satu program pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

Ketua Prodi Kedokteran Penerbangan (KP) Prof. Dr. Bastaman Basuki, MPH, Sp.KP, berharap dengan adanya KP dapat menghasilkan lulusan dokter spesialis kedokteran penerbangan (Sp.KP) berkualitas yang mampu bersaing di pasar global, mampu melakukan riset serta menghasilkan produk penelitian bertaraf internasional dan mampu memberikan pelayanan kedokteran dengan daya saing nasional.

Lebih lanjut, menurut Prof. Bastaman upaya yang dilakukan selama ini demi tercapainya visi dan misi KP adalah dengan meningkatkan kapasitas dosen, kemitraan dan kerjasama dengan instansi terkait dan meningkatkan keterlibatan yang luas seperti TNI AU, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, maskapai penerbangan, serta institusi lainnya sesuai dengan kebutuhan yang berkembang.

Beberapa mata kuliah di prodi KP adalah Aerofisisiologi, Higiene Penerbangan & Antariksa serta Transportasi dan Evakuasi Medik Penerbangan. Pada mata kuliah Aerofisisiologi peserta didik akan memiliki kompetensi untuk mendeskripsikan pengaruh aerofisiologi penerbangan terhadap tubuh manusia, dan mengikuti hypobaric chamber training.

Sedangkan pada mata ajar Higiene penerbangan dan antariksa mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi memberikan contoh dan prinsip-prinsip higiene dan sanitasi penerbangan, serta higiene dan gizi ruang angkasa.

Ia juga menjelaskan pada mata ajar Transportasi dan Evakuasi Medik Penerbangan mahasiswa akan mampu mengidentifikasi faktor-faktor risiko terhadap transportasi dan evakuasi penumpang sakit termasuk kesehatan wisata, mendiagnosis gangguan atau kelainan serta membuat disposisi aeromedis untuk penumpang sakit untuk keperluan laik atau tidak laik mengikuti penerbangan.

Dikatakannya Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) FKUI bertujuan untuk mencetak dokter-dokter unggul yang terampil dan berpengetahuan mumpuni dengan mengedepankan etika kedokteran dalam menjalankan profesi. Selain itu, peserta PPDS diarahkan untuk terus mengembangkan kapasitas keilmuan dengan melakukan riset.

Hasil riset tersebut katanya telah dipublikasikan di berbagai jurnal kedokteran, yang merupakan sumbangsih yang sangat berarti dalam pengembangan keilmuan di masing-masing bidang.

Sekadar informasi, Kedokteran Penerbangan (KP) dibuka pada 22 April 2010 dan pelaksanaan pendidikan telah dilaksanakan pada Juli 2010. Ilmu ini sudah dikenal sejak lama, khususnya setelah perang dunia kedua. Kedokteran penerbangan sering juga disebut dengan kedokteran dirgantara. Beberapa istilah dalam Bahasa Inggris yang sering digunakan adalah aviation medicine, flight medicine dan aerospace medicine. Secara umum disiplin ilmu ini termasuk dalam rumpun kedokteran pencegahan dan kedokteran kerja, yaitu cabang ilmu kedokteran yang fokus pada pencegahan dan pengendalian penyakit akibat pekerjaan dan yang terkait dengan lingkungan kerja.

Sumber : Okezone.com, Antaranews.com, drady.blogspot.com

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s